Apa hubungan piagam jakarta dengan pembukaan uud 1945

Apa hubungan piagam jakarta dengan pembukaan uud 1945

Rincian Jawaban

Untuk Kelas : VII

Folder : PPKn

Bab : Kelas 7 PKn Bab 1 – (Mempelajari Rumusan dan Pisenetapan Pancasila sebagai Dasar Negara)

Kode No. : 7.9.

Pembukaan UUD 1945 memuat hubungan antara Piagam Jakarta dan Pembukaan UUD 1945 yang dibentuk pada tanggal 22 Juni 1945, serta memuat jiwa Pancasila dan rumusan awal Pancasila, yang nantinya akan menjadi landasan ideologis. dari negara Indonesia. Penjelasan diberikan di bawah ini.

Diskusi.

Piagam Jakarta yang biasa disebut dengan Piagam Jakarta merupakan produk dari kinerja Panitia Sembilan pada tanggal 22 Juni 1945. Semangat Pancasila tertuang dalam Piagam Jakarta, sekaligus sebagai rancangan asli Pancasila untuk Pembukaan UUD 1945. UUD 1945 yang akan datang.

Rumusan Pancasila Piagam Jakarta memuat hal-hal sebagai berikut:

1. Ketuhanan dengan kewajiban menegakkan syariat Islam bagi pemeluknya.

2. Kemanusiaan yang adil dan layak.

Persatuan Indonesia nomor tiga.

4. Kebijaksanaan melalui wacana perwakilan mengarah pada demokrasi.

5. Hak atas keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Piagam Jakarta dan Pembukaan UUD 1945 memiliki keterkaitan karena Piagam Jakarta adalah kata-kata asli dari Pembukaan UUD 1945, meskipun telah ada amandemen sejak itu, khususnya.

• “Tuhan, dengan tanggung jawab menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya” diubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa” dalam Piagam Jakarta.

• Ganti “Pembukaan” dengan “Pembukaan”.

Diskusi:.

Artikulasi awal dasar negara, Pancasila, adalah Piagam Jakarta, yang disusun oleh Panitia Sembilan yang terdiri dari anggota PPKI. Setelah disepakati dalam sidang PPKI, hasil pembahasan ini menjadi Pancasila.

Pada tanggal 7 Agustus 1945 dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Ir Sukarno adalah ketua PPKI, sedangkan Muhammad Hatta adalah wakilnya. Namun, ada modifikasi dalam artikel pertama Piagam Jakarta.

Artikel pertama Piagam Jakarta berbunyi sebagai berikut:

“Tuhan, dengan tanggung jawab menegakkan hukum Islam bagi para anggotanya.”

Namun kemudian pasal ini menjadi bentuk Pancasila saat ini, yang berbunyi:

“Percaya kepada satu Tuhan yang maha kuasa”

Kegelisahan dan keluhan warga Indonesia Timur yang mayoritas non-Muslim (Kristen, Katolik, dan Hindu), terhadap isi artikel ini, mendorong revisi ini. Anggota PPKI diberitahu tentang masalah ini (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Diskriminasi terhadap kelompok minoritas menjadi topik esai ini.

Rekomendasi

Berikut ini yang bukan merupakan perbedaan antara malaikat dengan manusia adalah

Contoh Soal Descriptive Text Essay : Teknik Dan Sumber Menulis

Bahasa inggris Nya Selamat Malam : 54 ucapan Selamat Malam

Translate Inggris-Indonesia : Bahasa Daring

Untuk menghindari perpecahan, Muhammad Hatta meminta anggota PPKI lainnya, terutama Ki Hajar Dewantara, Wachid Hasyim, dan Teuku Muhammad Hasan, untuk merevisi isi teks ini ke bentuk yang lebih dapat diterima oleh seluruh rakyat Indonesia sebelum konferensi PPKI perdana pada 18 Agustus. , 1945. Perubahan isi sila dilakukan untuk menjaga persatuan bangsa Indonesia.

Perubahan lainnya adalah dalam Pasal 6 UUD 1945, yang sekarang mengatakan “Presiden adalah orang Indonesia asli yang beragama Islam” daripada “Presiden adalah orang Indonesia asli”, serta istilah “Pembukaan” diganti dengan “Pembukaan”. “

Kaitan antara Piagam Jakarta dan Pembukaan UUD 1945.

Setelah Pancasila berkembang, Komite Sembilan berhasil menetapkan Piagam Jakarta, yang menjadi dasar pemberlakuan UUD 1945.

Komite Sembilan terdiri dari anggota BPUPKI yang menganalisis temuan tiga tokoh nasional kunci rumusan dasar negara Indonesia.

Pada tanggal 22 Juni 1945, Panitia Sembilan secara resmi mengesahkan Piagam Jakarta, yang memuat rancangan Pembukaan UUD.

Sidang kedua BPUPKI berlangsung dari tanggal 10 Juli sampai 16 Juli 1945, dan menyepakati definisi inti Piagam Jakarta tentang negara.

Meski telah diterima, PPKI melakukan amandemen signifikan pada 18 Agustus 1945, yang akhirnya membentuk Pembukaan UUD 1945.

Karena protes dari legislator Protestan dan Katolik dari Indonesia Timur atas prinsip-prinsip awal Piagam Jakarta, penyesuaian ini dibuat.

Dari susunan kata Piagam Jakarta hingga pembukaan UUD 1945, ada beberapa hal yang berubah.

Pembukaan UUD 1945 diubah dengan Piagam Jakarta.

1. Premis pertama Piagam Jakarta, “Tuhan dengan kewajiban menjalankan hukum Islam bagi pemeluknya,” diubah. Karena orang Indonesia Timur mengeluh, perintah pertama diubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Substansi sila pertama, menurutnya, adalah semacam diskriminasi terhadap minoritas.

Untuk menghindari perpecahan, Moh. Hatta dan banyak anggota PPKI menulis ulang isi prinsip pertama agar dapat diterima oleh seluruh rakyat Indonesia.

2. Perubahan Pasal 6 UUD 1945 yang semula menyatakan, “Presiden adalah orang Indonesia asli yang beragama Islam.” Belakangan diganti.

Pasal 6 UUD 1945 diubah menjadi, “Presiden adalah orang Indonesia asli.” Hal ini dilakukan agar masyarakat Indonesia tidak terpecah belah.

3. Perubahan pasar Yang semula “negara yang didirikan atas dasar ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya” dalam Pasal 28 UUD 1945 diganti.

“Negara yang didirikan di atas Ketuhanan Yang Maha Esa” adalah hasil dari transformasi ini.

Demikianlah hubungan antara Piagam Jakarta dan Pembukaan UUD 1945, dengan Piagam Jakarta sebagai rancangan awal UUD 1945.

Penafian:

Konten di situs web ini dimaksudkan hanya untuk tujuan informasi umum dan tidak dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan, pengadaan, tampilan, agregasi, pemasaran atau iklan produk. 98bola.id bukan perantara dan karenanya tidak mendukung atau meminta produk semacam itu. Informasi di situs web ini berasal dari sumber yang tersedia untuk umum dan 98bola.id tidak dapat memverifikasi atau mengkonfirmasi keaslian, kebenaran, kebenaran atau keaslian informasi ini.

Tampilan merek dagang, nama dagang, logo, dan hal-hal lain dari kekayaan intelektual adalah milik masing-masing pemilik kekayaan intelektual. Tampilan IP tersebut bersama dengan informasi produk terkait tidak menyiratkan kemitraan 98bola.id dengan pemilik Kekayaan Intelektual atau penerbit/produsen produk tersebut.

Leave a Comment